Memang dunia orang dewasa itu seperti apa?
Yang jelas, aku banyak tertampar oleh berbagai realita
kehidupan
Satu persatu masalah datang silih berganti,
Ah, satu masalah belum selesai saja datang lagi masalah lain
Bahkan jarak nya pun tidak karuan..
Yang aku rasakan saat itu adalah jelas sedihh
Sering menangis sendiri, merenung lalu tiba-tiba
mengeluarkan air mata
Rasanya sangat muak hingga aku membenci kota ini, Cikarang
Yang telah menanamkan luka mendalam
Jujur saja, hidupku terasa tenang sebelumnya
Walaupun aku justru khawatir
Apakah sebenarnya aku hamba yang terlantar?
Setelah mendapat banyak sekian ujian
Aku tersadar akan 3 hal
Bisa jadi ini adalah sebuah balasan atas dosa-dosa ku, atau
Ini adalah ujian karena ALLAH ingin melihat usaha hambaNya,
atau
Allah ingin menaikkan derajatku
Aku ragu pada hal yang ketiga,
Sepertinya ini lebih pada hal yang pertama
Aku banyak dosa.
Di satu sisi, aku bersyukur
Artinya, Allah masih peduli
ingin melihat usaha ku seberapa jauh,
tapi nampaknya usaha ku masih sekecil biji zaitun
ah entahlah, setelah ini aku ingin memproklamirkan pada
hatiku dengan mantab
aku ingin berubah, ingin lebih mencintaiNya
entah dengan berbagai usaha
hasilnya? Semoga bisa istiqomah
di tengah perduniawian ini…
berjuang sendiri memang tidak senikmat ketika berjuang
dengan orang lain, yaa
sepi, tidak ada yang menemani
aku benar-benar kesepian di sini
aku selalu berada di zona nyaman perduniawian
dari sekian banyak ujian yang ku hadapi,
aku menyadari tak akan banyak berekspektasi
bukannya tak percaya,
tapi aku lebih memilih berjalan sesuai dengan apa yang telah ditakdirkan
selebihnya, aku hanya meminta kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan.
aku tak tahu apakah pemikiran ini salah (?)
kalau salah, tolong luruskan :")
Komentar
Posting Komentar